Menkop Harap Sidogiri Jadi Contoh

    abdul allami jundi Rabu,04 Januari 2012-02:35:36


    Sabtu (29/02) Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan berkunjung ke PPS. Kunjungan itu merupakan rangkaian kerja menteri dalam meninjau beberapa koperasi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Sebelum ke Kopontren Sidogiri Syarief juga berkunjung ke beberapa koperasi lain, di antaranya koperasi Sekartanjung Purwosari. Beberapa anggota DPR RI dan pejabat Pemda seperti Bupati Pasuruan, Dade Angga, turut hadir dalam kunjungan tersebut.
     
    Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM menyatakan tertarik terhadap profesionalisme yang diterapkan di Kopontren Sidogiri. Padahal, Sidogiri adalah salah satu pesantren salaf yang berbasiskan pendidikan Islam Ahlusunah wal Jamaah yang tentunya bukan bergerak di bidang ekonomi, tapi ternyata bisa mengembangkan koperasi yang bisa maju hingga seperti saat ini.
     
    Selain itu, Syarief Hasan juga menyatakan bahwa salah satu tantangan besar ekonomi Indonesia ke depan adalah pasar bebas. Untuk menghadapi pasar bebas itu kita harus menyiapkan segala hal dan salah satu yang bisa kita lakukan adalah mengoptimalkan fungsi koperasi di daerah-daerah. Untuk itu dia pun meminta Kopontren Sidogiri agar memberi contoh atau leader untuk koperasi-koperasi kecil lainnya.
     
    Sebagai salah satu pembantu presiden dalam memajukan ekonomi Indonesia, Syarief menjelaskan bahwa Departemen Koperasi memiliki target menjadikan koperasi sebagai wadah dalam memajukan ekonomi masyarakat. “Dan kami senang apabila koperasi macam Kopontren ini ikut di dalamnya,” tegasnya.
     
    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ust. Mahmud Ali Zain, manajer Kopontren Sidogiri, menyatakan bahwa bidang usaha dan produksi Kopontren Sidogiri ditargetkan akan bisa menyaingi usaha-usaha ritel lainnya yang sudah besar. “Kami pun yakin bisa bersaing dengan ritel lainnya yang memiliki jaringan sampai seluruh Indonesia. Jika ritel macam Alfamart atau Indomart bisa banyak mendirikan outlet, Kopontren Sidogiri juga yakin (bisa) seperti itu,” tegas mantan anggota DPD RI itu.
     
    Hingga saat ini, Kopontren Sidogiri telah merambah Jawa Timur, Jakarta, dan Jawa Barat. Rencananya, dalam waktu dekat di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan juga akan didirikan outlet-outlet Kopontren Sidogiri. Ust. Mahmud juga mengungkapkan bahwa target pada tahun 2010 ini koperasi yang ada di Sidogiri akan membuka 50 cabang baru. 11 Cabang akan dibuka oleh Kopontren Sidogiri, sedangkan sisanya akan dibuka Koperasi BMT MMU dan BMT UGT.


    Tinggalkan komentar:

    Baca Juga

    Kepercayaan Mitra Perbankan Syariah dan Kemenkeu Meningkat

    9 jam yang lalu

    BMT UGT Masuk Daftar 12 Koperasi Triliuner

    2 hari yang lalu

    Sri Mulyani Minum AMDK “Santri” Jadi Viral

    1 minggu yang lalu

    Bantuan Yayasan Yasudu Sangat Berarti Bagi Warga Miskin

    1 minggu yang lalu

    Yayasan Yasudu Bantu Bangun dan Renovasi Rumah Warga Miskin Sidogiri

    2 minggu yang lalu